rasanya kayak pengen mukul-mukul diri sendiri biar kebangun. kebangun dari keterpurukan. saya tau, bahkan saya hafal benar kalo saya ini tertahan, kalo saya ini terpaku. seperti terlongo-longo menyadari kenyataan. maaf ya, bukan bermaksud bikin galau tapi lagi pengen share ini.
i can see something in yourface when you're talking with her
someone else
who makes you smile
and i see
you care her
you care her
and i see
you like her
...
saya tidak tau apakah saya ini sedang khawatir? saya sedang takut kehilangan. kehilangan sesuatu yang selama ini saya tidak pernah menemukannya. bukan kah seharusnya saya senang. dia sudah bisa berpindah. dia sedang membuktikan bahwa dia mampu beralih kepada orang lain.
pagi ini saya merasa, saya perlu tegas kepada diri saya. mungkin saya memang sudah sangat terlambat untuk pergi. karena memang saya harus pergi sejak setahun yang lalu. saat dia memutuskan untuk melepas saya. tapi saya belum berhasil pergi. berulang kali saya terjebak di jalan yang sama, berputar-putar.
saya rasa saya hanya berputar-putar.
mekipun saya menyebutnya dengan 'pergi'
tapi ujungnya saya tetap berusaha mencari jalan menuju kamu
meskipun saya memang tidak melangkah mundur.
saya tidak mau menjadi orang yang rugi, saya tidak mau terus-terusan memikirkan orang yang sama selama bertahun-tahun. ini sudah lebih dari cukup waktu untuk saya mencintai kenangan. mencintai kenangan. karena saya kurang tegas kepada diri saya sendiri, karena saya tidak yakin. saya tidak berusaha lebih keras lagi. meskipun menurut saya usaha saya selama ini untuk pergi darinya sudah cukup membuat saya hampir mati, tapi saya belum dapat hasilnya. kenapa? karena saya tidak pernah mencoba benar-benar sembunyi.
saya sembunyi dari orang-orang untuk tidak mencarinya , tapi saya tidak pernah bisa sembunyi dari diri saya sendiri ataupun dia. kalau saya memang masih memikirkannya. bahkan bodoh sekali saya berharap. harapan adalah satu-satunya hal yang paling menyakitkan jika harapan itu tidak terwujud. sudah cukup saya tertatih. saya harus tegas.
saya mau sembunyi, saya mungkin tidak akan aktif di akun facebook atau tweeter saya. saya akan lebih sering nongol di sini. mungkin ini tidak akan selamanya, tapi saya perlu sendiri. saya mau sembunyi. saya tidak mau merasa seperti kemarin malam.
merasa tercekat,
perih
dan
sesak.
saya sudah lama kehilangan diri saya. saya tidak mau jiwa saya perlahan mati dan tidak kembali kepada diri saya sendiri. saya tidak mau. saya akan tetap baik-baik saja setelah ini. mungkin saya memang sudah kalah. jadi, memang seharusnya saya menerima kekalahhan itu.
![]() | ||||
| i will stay away...keep far away..walk away.. |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar