mungkin karena aku juga.
aku merindukan hujan, sementara hati memuj-muji matahari.
mungkin dia muak.
mungkin memang belum jalannya.
menghadapi keraguanku memang membosankan.
meyakinkanku memang membuat mual.
akhirnya, aku hanya sendiri.
lagi, seperti kemarinnya.
tidak apa.
selamat menjadi mendung atau bahkan hujan atau matahari untuknya.
pergi saja pergi.
dengan yang meyakinimu.
![]() |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar